Pengikut

SUMUT

NASIONAL

SPBU Jalan Galang Lubuk Pakam Utamakan Pengisian Bensin ke Tangki Modifikasi

Senin, 15 Maret 2021 | 17.20 WIB
Kali Dibaca |

Petugas SPBU sedang mengisi bensin ke tanki modifikasi sepeda motor Suzuki Thunder.

Lb Pakam, metrokampung.com
Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU) 14.205.150 di Jalan Galang, Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang dikeluhkan pengendara mobil pribadi maupun sepeda motor.
 
Sebab petugas SPBU di bagian pengisian premium lebih mengutamakan pemilik sepeda motor Suzuki Thunder tanki modifikasi  daripada pengendara lain.
 
Sehingga antrian kendaraan yang hendak mengisi bensin mengular hingga puluhan meter bahkan ke luar SPBU dan memacetkan jalanan. Alhasil, bensin di SPBU tersebut lebih sering habis karena pemilik sepeda motor tanki modifikasi bolak balik mengisi premium.
 
Pantauan wartawan, hadirnya sepeda motor tanki modifasi di galon tersebut sudah lama dikeluhkan oleh pengendara lainnya.
 
Diduga para pemilik sepeda motor tanki modifikasi tersebut adalah pedagang bensin eceran. Kabarnya, mereka juga memberikan "uang sogok" kepada petugas pengisi premium di galon tersebut setiap kali mengisi. 
 
Sehingga mereka bebas bolak balik mengisi bensin. Sedangkan mobil dan kreta lain yang ikut antrian harus menunggu lama.
 
Padahal di mesin pengisian bensin tertulis larangan tidak melayani pengisian ke tanki modifikasi sepeda motor maupun mobil. Kesannya, tulisan di kertas putih dibalut plastik tipis supaya tidak basah dan terbaca sangat jelas hanya sebagai pajangan belaka.
 
"SPBU Jalan Galang Lubuk Pakam ini surganya bagi pemilik sepeda motor tanki modifikasi yang merupakan pedagang BBM eceran. Mereka sudah 4 kali bolak balik mengisi, kita sekalipun belum. Karena antriannya cukup panjang. Sering pas sudah sampai giliran mengisi, bensinnya habis. Kalau tidak dimodifikasi mana mungkin tanki sepeda motor Suzuki Thunder bisa diisi 16 hingga 20 liter bensin,"ungkap Anto pengendara mobil yang kerap mengisi bensin di SPBU tersebut.
 
Punbegitu, hal itu dibantah mati-matian oleh pengawas SPBU, Hadi.
 
Menurut Hadi, masih dibenarkan dalam sehari sepeda motor maupun mobil angkutan penumpang bolak balik mengisi bensin.
 
"Kalau sampai 5 kali bolak balik mengisi dalam sehari gak mungkin lah. Pertamina pun ga ada melakukan pembatasan pembelian premium kepada setiap kenderaan. Tidak ada tanki dimodifikasi. Isinya standart aja,"bantahnya sambil tertawa ketika dikonfirmasi di kantornya, Senin (15/3/21) siang.
 
Hadi juga mengiyakan jika pemilik SPBU marga Silalahi. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru