Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Tingkatkan Potensi Ekspor di Tanjungbalai, BC Teluk Nibung Sharing Dengan GPEI

Selasa, 04 Mei 2021 | 20.02 WIB
Kali Dibaca |

Kepala BC Teluk Nibung I Wayan Sapta bersama GPEI Sumut saat meninjau aktivitas ekspor di Pelabuhan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Selasa (4/5/2021). (Foto Mk/dok)

Tanjungbalai, metrokampung.com

Dalam meningkatkan potensi ekspor di Tanjungbalai, Bea Cukai (BC) Teluk Nibung melaksanakan sharing session dengan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut, instansi pemerintah, serta pengguna jasa Pelabuhan Teluk Nibung, Selasa (4/5/2021).

Kepala BC Teluk Nibung I Wayan Sapta dalam kesempatan itu mengatakan, salah satu tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai industrial assistance dan trade facilitator yaitu memfasilitasi perdagangan dan industri di Indonesia. Dan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia yang produktif, kompetitif, inklusif, dan berkeadilan di abad ke-21.

"Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepada seluruh jajarannya untuk membuat berbagai terobosan dalam mendorong ekspor dan investasi guna mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia, " kata I Wayan.

Dalam menindak lanjuti arahan tersebut, sambung I Wayan, Dirjen Bea dan Cukai berusaha untuk menggali potensi ekspor daerah dengan berbagai terobosan kebijakan yang substantif, strategis, aplikatif, dan didasari kerja sama dengan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah.
Terobosan kebijakan ini diharapkan dapat mendukung potensi ekspor yang ada di masing-masing daerah.

"Untuk mendorong peningkatan potensi ekspor di Sumatera Utara, maka GPEI Sumut hari ini melakukan kunjungan kerja ke pelabuhan Teluk Nibung yang merupakan salah satu pintu gerbang ekspor di Sumatera Utara, "pungkasnya. 

Lebih lanjut dikatakan I Wayan, sharing session bersama dengan stakeholder pelabuhan bertujuan untuk memetakan permasalahan, tantangan, maupun peluang peningkatan ekspor di daerah, yang akan digunakan dalam menyusun strategi untuk mencapai target 1000 eksportir baru serta kebijakan yang dibutuhkan untuk memperlancar ekspor di pelabuhan-pelabuhan di Sumatera Utara. 

Dalam paparannya dijelaskan, pertumbuhan ekspor di Pelabuhan Teluk Nibung terus meningkat dimana sampai bulan April 2021 terjadi pertumbuhan sebesar 48,15%, dengan 5 besar komoditas ekspor yaitu produk peternakan, produk perikanan, produk nabati, olahan makanan, garmen dan produk tekstil lainnya.


Yang menjadi perhatian adalah produk peternakan pertumbuhan nya mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebesar 313,42%, dan produk nabati sebesar 90,57%.
Dari keseluruhan data ekspor di Pelabuhan Teluk Nibung terlihat bahwa bahan mentah masih sangat mendominasi hampir sebesar 89%, sedangkan barang produksi hanya sekitar 11%.

"Harapan kita ekspor barang produksi bisa kita tingkatkan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk peningkatan peran GPEI Sumatera Utara. Potensi ekspor yang besar di pelabuhan Teluk Nibung bisa terus digali dan terus mengalami trend peningkatan. Bea Cukai Teluk Nibung akan selalu berusaha untuk implementasikan kemudahan ekspor untuk para calon eksportir, apalagi dalam masa pandemi Covid-19. Sehingga sektor ekspor semakin menyumbang perannya dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, "ujar I Wayan. (ES/Mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru