Perbaungan, Metrokampung.com
Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan( POLTEKKES) Medan, (5 /8 /2025) baru-baru ini mengadakan Pengabdian Masyarakat dengan mengelar Sosialisasi dan Pelatihan berbasis Media Sosial Tiktok kepada Kader Posyandu dan Ibu Balita Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai.
Pelatihan sekaligus Sosialisasi Berbasis Media sosial Tiktok ini sebagai sarana promosi Inovasi Pangan Lokal bernama NIKCAMBID (Nugget ikan campur Tepung Biji Durian).
Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada Masyarakat pengabdian perguruan tinggi berupa Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM).
Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan( POLTEKKES) Medan, (5 /8 /2025) baru-baru ini mengadakan Pengabdian Masyarakat dengan mengelar Sosialisasi dan Pelatihan berbasis Media Sosial Tiktok kepada Kader Posyandu dan Ibu Balita Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai.
Pelatihan sekaligus Sosialisasi Berbasis Media sosial Tiktok ini sebagai sarana promosi Inovasi Pangan Lokal bernama NIKCAMBID (Nugget ikan campur Tepung Biji Durian).
Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada Masyarakat pengabdian perguruan tinggi berupa Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM).
Dosen Pengajar Kemenkes Poltekkes Medan Dr.Oslida Martony, SKM.MKes di dampingi Dr.Rina Doriana dan Erlina Nasution, M.Kes.mengatakan Pada kesempatan kali ini kami datang ke Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang bedagai.
Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya Kader Posyandu dan ibu balita berbasis Media Sosial tiktok dalam upaya pencegahan stunting dengan memanfaatkan bahan pangan lokal berupa produk NIKCAMBID (Nugget Ikan campur tepung Biji Durian) untuk memenuhi kebutuhan gizi balita dan keluarga.
Sedangkan Stunting adalah gangguan pertumbuhan pada balita yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi dalam jangka waktu yang cukup lama,dan berkelanjutan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya berdasarkan indeks tinggi/umur, terang Dr.Oslida Martony.
"Harapan kami dengan Sosialisasi Pelatihan Berbasis Media sosial Tiktok ini para kader posyandu dapat mengerti, memahami dan menggunakan media tik-tok sekaligus meneruskan ke ibu-ibu balita," tutupnya.
Ketua TP-PKK Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Juliani Kasim,SPd. mengucapkan terima kasih kepada para pengajar dan mahasiswa Jurusan Gizi Kemenkes Poltekkes Medan yang telah melakukan Pengabdian Masyarakat berupa Sosialisasi sekaligus pelatihan berbasis Media Sosial Tiktok kepada Kader posyandu kami, yang merupakan sarana promosi terhadap produk pangan lokal NIKCAMBID(Nugget ikan campur tepung biji Durian), katanya.
Pelatihan ini juga sangat baik yang dapat memberi motivasi kepada Kader kami untuk menguasai Mengolah pangan lokal yang tujuan nya untuk pencegahan stunting di desa ini.
"Jadi selain mendapat ilmu kader kami mengerti tentang pengunaan media Sosial , papar ibu kades ini.(Lubis/MK)


