Berikut narasi akurat dan lengkap berdasarkan sumber-sumber terpercaya mengenai perjalanan karir dan kisah sepak bola Bayu Setiawan hingga saat ini :
Data Pribadi & Latar Belakang
Nama lengkap: Bayu Setiawan
Tempat & tanggal lahir: Deli Serdang, Sumatera Utara, 27 Desember 1998
Tinggi badan: ± 1,66 meter
Posisi main: primarily sebagai bek sayap kanan, tapi juga fleksibel — bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek sayap kiri. Sering dipakai di posisi sayap terutama dalam formasi yang memanfaatkan overlap atau menyerang dari sisi sayap.
---
Perjalanan Karir
1. Awal & Pengembangan
Bayu adalah jebolan tim Pra-PON / PON DKI Jakarta tahun 2018–2019.
Setelah itu, ia sempat memperkuat klub-klub lokal kecil: salah satunya Adhyaksa Farmel FC sekitar periode Juli 2019 hingga Januari 2021.
Ada masa tanpa klub (sekitar Januari–November 2021) setelah dilepas dari Farmel.
2. Mengukir jejak di klub profesional
Mitra Surabaya FC menjadi klub selanjutnya setelah periode tanpa klub.
Lalu transfer ke Sriwijaya FC sebelum musim 2022/2023.
Selama Liga 1 putaran kedua musim 2022/2023, Bayu gabung RANS Nusantara FC. Ia tampil sebanyak ±11 pertandingan, dengan jumlah menit bermain sekitar 716–718 menit dan mencatat satu assist.
Setelah musim Liga 2 dibubarkan/dihentikan (terkait tragedi Kanjuruhan), ia resmi pindah ke PSS Sleman untuk musim Liga 1 2023/2024.
Di PSS, Bayu mendapatkan jam bermain yang lebih banyak. Ia tampil dalam 15 pertandingan musim itu, dengan total menit ±1.015 menit.
3. Ke Arema FC
Musim Liga 1 2024–2025, Arema FC resmi merekrut Bayu Setiawan. Kontrak awalnya satu musim dengan opsi perpanjangan.
Introduksi resmi di “Kandang Singa” bersama beberapa pemain lokal lainnya pada 25 Juli 2024.
Kemampuan & Karakteristik
Multitalenta posisi: Meski bek kanan adalah posisi utamanya, ia juga pernah ditugaskan sebagai bek sayap kiri dan bek tengah, menyesuaikan kebutuhan tim.
Fisik & gaya bermain: Meski tinggi tubuhnya tergolong pendek untuk seorang bek (1,66 m), Bayu dikenal memiliki kecepatan, agresifitas, dan kemampuan untuk naik ke depan (overlap) ketika tim menyerang.
Mental & kepercayaan diri: Dia tidak cepat puas, selalu menganggap perlu evaluasi dari setiap penampilan, bahkan ketika dipercaya starter. Contoh: debut Arema melawan Persib Bandung di Liga 1 2024/2025, Bayu tampil 62 menit sebagai starter, tetapi mengaku belum puas karena masih banyak yang perlu diperbaiki.
Tantangan & Momen Penting
Cedera: Saat membela PSS Sleman di Liga 1 2023/2024, Bayu mengalami fraktur (patah) tulang hidung saat bertandang melawan Borneo FC Samarinda. Cedera itu membuatnya absen dalam beberapa pertandingan (sekitar empat pertandingan) untuk pemulihan.
Peningkatan menit bermain: Di Arema, dilaporkan bahwa pada pekan ke-25 Liga 1 2024/2025, Bayu sudah tampil sebanyak 19 kali, dengan 13 di antaranya sebagai starter. Ini menunjukkan peningkatan kepercayaan dari pelatih dan klub.
Harapan & Peran di Arema
Bayu diharapkan menjadi pesaing kuat di posisi bek sayap kanan Arema, bersaing dengan pemain lain seperti Rifad Marasabessy dan Achmad Maulana Syarif.
Dengan transformasi posisi (kadang dimainkan lebih maju sebagai winger atau sayap), Bayu diberi tugas tidak hanya bertahan tapi juga berkontribusi dalam serangan.
Di Arema, ke depannya diharapkan ia terus meningkatkan konsistensi, memperbaiki aspek defensif maupun saat membantu serangan agar bisa menjadi pemain reguler starter yang diandalkan. Debutnya, walau cukup solid, tetap diikuti oleh keinginan untuk lebih baik.(rel/int)
