Cipayung Plus Deli Serdang Kritik Keras Kaburnya Tahanan di PN Lubuk Pakam, Sebut Ada Kegagalan Koordinasi Aparat

Editor: metrokampung.com

DELI SERDANG, Metrokampung.com
Sejumlah organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Deli Serdang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus, Selasa(27/1/2026)menyuarakan kritik keras atas kaburnya tahanan saat proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam. Mereka menilai peristiwa tersebut sebagai kegagalan serius profesionalitas dan koordinasi institusi penegak hukum, yakni PN, Kejaksaan Negeri, dan Kepolisian.

Ketua Umum HMI Cabang Deli Serdang, Fredy Dermawan, menegaskan bahwa kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa. “Kaburnya tahanan di ruang sidang adalah bukti kegagalan profesional PN, Kejari, dan Kepolisian. Jika tidak ada pejabat yang dicopot, berarti negara sedang menormalisasi kelalaian,” tegasnya.

Senada, Ketua PC PMII Deli Serdang, Picky Sardo, menyebut bahwa ruang sidang seharusnya menjadi simbol tertibnya hukum, bukan justru memperlihatkan kelemahan negara. “Peristiwa ini menunjukkan lemahnya profesionalitas dan koordinasi PN, Kejari, dan Kepolisian. Negara jelas kecolongan di tempat yang seharusnya paling aman,” ujarnya.

Ketua Umum GMNI Deli Serdang, Ronald Simatupang, menilai kaburnya tahanan sebagai bentuk kegagalan negara menjaga wibawa hukum.kelalaian dalam hal ini melanggar pasal 288KUHAP  “PN, Kejari, dan Kepolisian tidak boleh saling lempar tanggung jawab. GMNI menuntut pencopotan pejabat pengamanan yang lalai karena negara tidak boleh kalah di ruang sidang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum IMM Deli Serdang, Arief, menekankan bahwa masalah utama terletak pada buruknya manajemen risiko dan pengamanan. “Ini bukan kesalahan teknis, melainkan kegagalan profesional. Kami mendesak audit SOP dan penonaktifan pejabat terkait sampai investigasi tuntas,” tegasnya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Hafiz Ayatullah Tampubolon jiga menyampaikan desakan tegas kepada Kapolri dan Menteri IMIPAS untuk mengusut tuntas permasalahan yang terjadi karena kami menilai ada kejanggalan atas kaburnya tahanan tersebut bahkan bila perlu copot kalapas dan Kapolresta Deli Serdang karena lalai dalam mengomandoi instansi yang mereka pimpin,tutupnya.(Rel/Lubis/MK)
Share:
Komentar


Berita Terkini