Deli Serdang, metrokampung.com
Berdasarkan hasil investigasi tim Forum Pemerhati lingkungan Hidup Dan Tata Ruang (FPLT) - Deli Serdang atas kinerja Rio Laka Dewa selaku Kadis Lingkungan Hidup sudah 108 hari kerja mulai tanggal 22 Januari - 9 Mei 2026 sangat kita sesalkan alias tidak bisa bekerja.
"Sejak dilantik belum ada melakukan gebrakan kerja bukti siap mendukung program visi/misi Bupati dr.H.Asri Ludin Tambunan terutama untuk program 'Deli Serdang Sehat," ungkap Razaq Kepada media ini. Tanjung Morawa, Sabtu (9/5/2026).
Berdasarkan hasil investigasi yang kami lakukan ke 4 Kecamatan (Tanjung Morawa, Deli Tua, Namorambe dan Pancur Batu) masih banyak kami temukan titik-titik pembuangan sampah liar di pinggiran jalan. Di Seputaran simpang Kayu Besar jalan Sultan Serdang desa Buntu Bedimbar kami menemukan banyak nya sampah rumah tangga di dalam parit yang akan menimbulkan banjir di musim hujan.
Selanjutnya kami juga menemukan adanya pihak luar (ilegal) yang melakukan pengutipan langganan sampah kepada masyarakat sebesar Rp 50.000- per bulan di desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu dan di sekitar ini ada juga lokasi TPS liar di pinggir sungai, begitu juga di sekitar Tuntungan terdapat TPS liar yang dikelola Ce-Ce Pasaribu juga di pinggir sungai. Besar kemungkinan TPS - TPS liar ini akan menghanyutkan sampah-sampah yang tidak ada nilai jualnya ke sungai tersebut," imbuhnya kesal.
Ia juga menambahkan, Berdasarkan UU no 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah dan diperkuat oleh PP no 81 Tahun 2012 serta PP no 27 Tahun 2020 tentang pengaturan sampah rumah tangga dan sampah spesifik.
Rio Laka Dewa gagal selaku penanggung jawab pengelolaan dan pengendalian sampah di 4 Kecamatan ini.
Kapasitas, Elektabilitas dan Integritas Rio Laka Dewa terhadap program Bupati wajar kita pertanyakan.
"Minggu depan tim investigasi Forum Pemerhati lingkungan Hidup Dan Tata Ruang (FPTL) Deli Serdang akan melakukan investigasi ke Kecamatan Beringin, Pantai Labu, Batang Kuis dan Percut Seituan," ungkas Razaq mengakhiri pembicaraan dengan media ini.
Sebelum berita ini diterbitkan, awak media ini mencoba menghubungi Rio Laka Dewa lewat WhatsApp pribadinya 0813-7000-6xxx untuk meminta tanggapannya atas statement Abdul Razaq diatas, namun telpon WhatsApp nya kondisi memanggil.(JT/mk)
