Kasi Penkum Kejati Sumut Bantah Jaksa Anti-Kritik: Pers Adalah Mitra Strategis

Editor: metrokampung.com
Kasi Penkum, Rizaldi, SH, MH.(ft/Vera)

Medan, Metrokampung.com
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kemitraan strategis dengan insan pers. Pihak Kejati membantah tudingan yang menyebut institusi korps adhyaksa tersebut anti terhadap kritik.Hal ini disampaikan oleh Kajati Sumut melalui Kasi Penkum, Rizaldi, SH, MH. 
Ia menekankan bahwa pers memiliki peran penting dalam publikasi kinerja penegakan hukum dan pelayanan masyarakat di wilayah Sumatera Utara.

"Kami terus berkomitmen menjalin komunikasi strategis dan humanis dengan rekan-rekan media, baik online, cetak, maupun mainstream lainnya," ujar Rizaldi di ruang kerjanya, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Senin (11/5/2026).

Duduk Perkara Tudingan 'Anti-Kritik'
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas isu yang beredar baru-baru ini. Sebelumnya, muncul narasi di beberapa kanal media sosial dan media online yang menyebut Kajati Sumut enggan menemui wartawan dan bersikap anti-kritik.

Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Kasi Penkum membentak wartawan melalui sambungan telepon saat koordinasi pertemuan pada Jumat (8/5) lalu. Rizaldi mengklarifikasi bahwa narasi tersebut merupakan opini sepihak.
"Informasi itu hanya penggiringan opini sepihak. Kami maklumi mungkin rekan-rekan sangat ingin bertemu pimpinan. Namun, isu tersebut tidak berdasar," tegasnya.

Penjelasan Soal Pertemuan yang Tertunda
Rizaldi menjelaskan kronologi kejadian pada Jumat sore tersebut. Menurutnya, pihak Kejati sudah merespons permintaan bertemu dan menyatakan akan memfasilitasi audiensi, namun meminta wartawan untuk bersabar menyesuaikan jadwal pimpinan.

"Mohon bersabar teman-teman media. Namun mungkin ada miskomunikasi, mereka justru hadir mendadak secara beramai-ramai di Gedung PTSP Kejati Sumut pada Jumat sore itu," ungkap Rizaldi.

Saat massa mendatangi kantor, pimpinan sedang tidak berada di tempat.

"Petugas PTSP sudah menjelaskan bahwa Bapak Kajati sedang berada di luar kota, begitu juga Asisten Intelijen. Sementara saya sendiri sedang jadwal "Work From Home" (WFH) sesuai anjuran pemerintah dalam efisiensi energi," tambahnya.

Terbuka Terhadap Kritik Membangun
Rizaldi memastikan Kejati Sumut tidak menutup diri dari masukan publik. Menurutnya, kritik positif justru menjadi penyemangat bagi institusi untuk memperbaiki pelayanan hukum.

"Kami sangat terbuka dengan kehadiran pers yang profesional. Kritik positif dan membangun akan menjadi spirit kita bersama guna melakukan pelayanan dan penegakan hukum di wilayah Kejati Sumut," tuturnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa selama ini Kejati Sumut selalu transparan dalam membagikan informasi kinerja melalui kanal komunikasi resmi dan grup WhatsApp media tanpa membeda-bedakan.

"Setiap waktu kami bagikan narasi lengkap dengan dokumentasinya kepada teman-teman pers. Kami melayani secara profesional," pungkas Rizaldi.(Ra/mk)
Share:
Komentar


Berita Terkini