![]() |
| Kepala SMKN 1 Lubuk Pakam, Rasimah, SE, M.M.(ft/wardiksu) |
DELISERDANG, Metrokampung.com
Di tengah keriuhan Gebyar Expo Pendidikan Sumatera Utara 2026 di Lapangan Astaka Pancing, Senin (4/5/2026) lalu, sebuah stan mencuri perhatian para siswa SMP yang tengah mencari arah masa depan.
Di sana, SMKN 1 Lubuk Pakam tidak sekadar memajang brosur, melainkan menawarkan "jalan tol" menuju industri alat berat yang prestisius.
Sekolah ini memamerkan Kelas Industri, sebuah program hasil perkawinan kurikulum antara SMKN 1 Lubuk Pakam dengan raksasa alat berat, PT Trakindo Utama. Bukan sekadar kerja sama di atas kertas, program ini adalah upaya memangkas jurang antara bangku sekolah dan kebutuhan nyata dunia kerja.
Eksklusivitas dan Kualitas
Kepala SMKN 1 Lubuk Pakam, Rasimah, SE, M.M, menjelaskan bahwa program ini adalah permata bagi sekolah mereka. Namun, untuk menjaga kualitas dan presisi pembinaan, pintu masuknya terbilang sempit.
"Di sini yang kami tampilkan itu kelas industrinya SMK Negeri 1 Lubuk Pakam yang bekerja sama dengan Trakindo. Siswanya pun terbatas, hanya 20 orang setiap penerimaan siswa baru," ujar Rasimah saat ditemui di tengah hiruk-pikuk pameran.
Angka 20 bukanlah angka acak. Pembatasan kuota ini bertujuan agar setiap siswa mendapatkan porsi praktik yang maksimal. Di kelas ini, standar perusahaan langsung diterapkan sejak hari pertama. Para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyelami budaya kerja Trakindo yang dikenal disiplin dan mengedepankan keamanan kerja (safety).
Melampaui Dominasi Gender
Selama ini, mesin-mesin raksasa dan oli identik dengan dunia laki-laki. Rasimah tidak menampik realitas tersebut, namun ia menegaskan bahwa sekolahnya ingin mengubah narasi itu. Meski industri alat berat masih didominasi pria, SMKN 1 Lubuk Pakam tetap membuka pintu lebar-lebar bagi siswi perempuan yang memiliki nyali dan minat di bidang ini.
"Kami tetap membuka kesempatan bagi siswa perempuan," tambahnya.
Bagi mereka yang berhasil lolos dan bertahan dalam tempaan kelas industri ini, hadiah di garis finis sangat menggiurkan. Ujian akhir mereka tidak hanya dinilai oleh guru, tetapi langsung oleh pihak perusahaan. Lulusan yang kompeten memiliki peluang besar untuk langsung direkrut.
Sejumlah alumni tercatat telah mengisi berbagai posisi strategis di PT Trakindo Utama, membuktikan bahwa pendidikan vokasi yang tepat sasaran adalah kunci menekan angka pengangguran.
Etalase Vokasi
Kehadiran SMKN 1 Lubuk Pakam di Gebyar Expo Pendidikan Sumut 2026 menjadi oase bagi masyarakat yang masih meragukan prospek SMK. Melalui stan ini, mereka menunjukkan bahwa pendidikan vokasi bukan lagi pilihan kedua, melainkan jalur cepat bagi mereka yang ingin segera mandiri secara profesional.
Di bawah langit Astaka Pancing, harapan itu disemai. Bagi calon siswa, Kelas Industri Trakindo bukan sekadar tentang belajar memperbaiki mesin besar, melainkan tentang membangun mentalitas industri untuk menjemput masa depan yang lebih pasti. (Ra/mk)
