![]() |
| Asisten II Ekbangsos, H. Hermansyah, SIP,MIP sebagai yang mewakili Bupati Langkat, H. Syah Affandin, SH. |
Langkat, Metrokampung.com
Kabupaten Langkat adalah daerah yang kaya dengan objek wisata yang cantik dan menarik. Objek- objek wisata yang cantik dan menarik tersebut diantaranya berada di Kecamatan Sei Bingei.
Karena itu, tidak mengherankan jika Sei Bingei dijuluki sebagai 'serpihan surga' yang ada di Kabupaten Langkat. Objek- objek wisata tersebut pada umumnya adalah objek wisata air, seperti sungai dan Pantai serta air terjun.
![]() |
| Kadisbudpar Langkat, Hj. Nur Elly Hariani Rambe, MM. |
![]() |
| Ketua DPRD Langkat, Sribana, PA |
Nah, untuk pengembangan destinasi wisata Kabupaten Langkat ke depan, maka keamanan dan keselamatan di destinasi wisata perlu untuk diperhatikan dan ditingkatkan. Untuk itu, Pemkab Langkat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar workshop keamanan dan keselamatan di destinasi Kabupaten Langkat.
Yang pertama, workshop digelar di Sumatera Explor, Pangkal Namu Sira-sira, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Kamis (18/6/2026), dan yang kedua workshop digelar di Pamah View, Pamah Semelir, Desa Telaga, Kecamatan Sei Bingei, Jumat (19/6/2026).
Hadir dalam kegiatan workshop di Sumatera Explor, Asisten II Ekbangsos, H. Hermansyah, SIP, MIP sebagai yang mewakili Bupati Langkat dan Kadisbudpar Langkat, Hj. Nur Elly Hariani Rambe,MM. Selanjutnya, sebagai narasumber adalah Singgih Prabowo dari tim rescue BPBD Langkat dan tim Basarnas Sumut.
![]() |
| Narasumber, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Langkat, Iriadi. |
![]() |
| Narasumber, Singgih Prabowo dari tim rescue BPBD Langkat. |
Sementara itu, hadir dalam workshop yang kedua di Pamah View, Ketua DPRD Langkat, Sribana, PA dan Kadisbudpar Langkat, Hj. Nur Elly Hariani Rambe, MM. Lalu, bertindak sebagai narasumber Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Langkat, Iriadi serta tim Basarnas Sumut.
"Yang jelas, yang kita inginkan adalah bagaimana destinasi wisata itu tetap aman dan terjamin keselamatannya, agar para pengunjung mau kembali datang ke destinasi wisata tersebut, dan yang tersebar ke publik adalah hal- hal yang positif dan baik tentang destinasi wisata tersebut, bukan cerita dan hal- hal yang buruk dan negatif," ujar Hermansyah dalam sambutannya. (BD)




