PARIWISATA

NASIONAL

Perwakilan BNPB Kolonel.Inf.Yufti Senjaya: Jangan Ada Dinas Yang 'Buang Badan' Terkait Data-data Korban Bencana Erupsi Gunung Sinabung

Kamis, 31 Januari 2019 | 23.45 WIB
Kali Dibaca |

Utusan BNPB , Kolonel.Inf.Yufti Senjaya  Mendapat Penjelasan Dari Dansatgas  bencana erupsi Gunung Sinabung , Letkol Inf Rizal Taufik. SE, Kondisi terkini gunung Sinabung.

Kari-Metrokampung.Com
“Jangan ada Dinas yang “Buang Badan” terkait data - data korban  Bencana Erupsi Gunung Sinabung yang sejak dari awal situasi tanggap  darurat hingga pemulihan bencana, baik menyangkut korban langsung maupun yang terdampak,” ujar.

Kolonel.Inf.Yufti Senjaya selaku perwakilan pihak BNPB yang ditugaskan sebagai perwakilan Monitoring dan Evaluasi pasca Erupsi Gunung Sinabung.

Hal ini disampaikan Perwira Menengah yang bertugas di Denma Mabesad saat meninjau kondisi terkini sekitar desa Jeraya Kecamatan Simpang Empat yang didampingi Bupati Karo,Terkelin Brahmana SH , Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal.SE, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, Kalak BPBD Ir Martin Sitepu, Kadis kesehatan drg Irna Safrina Milala, Kamis (31/1) pukul 17.30 wib.

Menurut Yufti , dirinya ditugaskan oleh BNPB dalam rangka  Melaksanakan tugas selaku Perwakilan BNPB untuk melakukan Monev (monitor evaluasi) dan koordinasi selama masa transisi darurat ke pemulihan pasca Erupsi Gunung Sinabung.

“Saya minta BPBD K siapkan semua data data menyangkut kendala dan apa yang dibutuhkan, agar dapat saya laporkan ke kepala BNPB selama saya bertugas di Tanah Karo hingga bulan april mendatang,” pintanya.

Yufti juga menyebutkan, Langkah BNPB Ini, untuk mengklarifikasi dan mencocokkan semua data dan bantuan yang sudah masuk ke Kabupaten Karo, agar langkah selanjutnya dalam pemulihan ini, semua dapat tersusun dan terencana .

“Sambil berjalan dalam penugasan ini, mari siapkan data, nanti apa yang saya minta tolong berikan, jangan seperti daerah lain ketika saya minta, dinasnya saling lempar tanggungjawab,” ungkapnya.

Sementara Bupati Karo mengapresiasi atas kedatangan  utusan  BNPB sebagai penghubung  Pemkab Karo ke BNPB sehingga segala sesuatu yang terkait dengan kebencanaan alam ini menjadi terang benderang.

”Pihak BPBD Karo jangan menutup nutupi, apa yang dibutuhkan dan diminta selama beliau (Yufti Senjaya) berada di karo, sebagai bentuk Monitoring evaluasi pasca darurat ke pemulihan, semuanya berikan,” tegas Terkelin.

Sementara itu, Dansatgas bencana erupsi Gunung Sinabung , Letkol Inf Rizal Taufik. SE menuturkan Kolonel.Inf.Yufti Senjaya selaku utusan Monitor Evaluasi menyebutkan ,bahwa pasca Erupsi Gunung Sinabung kodim 0205 /TK selalu menugaskan secara melekat  3 (tiga) koramil yakni Danramil-04/SE,Danramil 05/PY dan Danramil - 02/TP.  ujar Dandim 0205/TK ini saat memberi penjelasan.

Disebutkan Rizal , kalau setiap saat jajaranya selalu berkoordinasi dengan Pemda Karo  terkait apabila hal hal yang menonjol jika perlu dikordinasikan, kami langsung rapat bersama Forkopimda lainnya," terang Taufik.

Sementara kalak BPBD Martin Sitepu, mengatakan berjanji apa yang dibutuhkan untuk sebagai bahan masukan ke pihak BNPB, akan kami berikan kepada Pamen Denma Mabesad sebagai mewakili BNPB," ucapnya.

"Pada prinsipnya kami BPBD Karo akan  patuhi semua apa yang diminta terkait data data mengenai situasi darurat hingga pemulihan bencana  dalam rangka pasca Erupsi Gunung Sinabung," pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati Karo, Kabid logistik BPBD, Natanael perangin Angin, Camat Simpang, Amsah Perangin Angin, Camat Naman Teran, Dwikora Sitepu, Kabid SMP Sugianta Ginting, Kabid SD Parlindungan Gurusinga. (amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru