SUMUT

NASIONAL

Menakjubkan Padi Program ZBNF Hasilnya Luar Biasa Padat Berisi dan Besar, Ini Kata Bupati Karo

Minggu, 24 Maret 2019 | 17.57 WIB
Kali Dibaca |

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH Beserta Rombongan Dari Indonesia diantaranya  Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor melihat secara langsung Pertanian Padi hasil Program ZBNF  di Negara Bagian Pradesh Andhra India.

KARO – METROKAMPUNG.COM
Bergulirnya program ZBNF (Zero Budget Natural Farming) di Negara Bagian Pradesh Andhra India tidak membuat jenuh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH yang didampingi Kadis Pertanian, Sarjana Purba yang serius dan intens mengikuti tahapan hari demi hari untuk mendapatkan adopsi kelebihan dan  keunggulan ZBNF dalam bidang pertanian yang diharapkan menjadi bekal sosialisasi penerapan selanjutnya di Kabupaten Karo.
Demikian disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana melalui pesan WA (WhatsApp), saat  melakukan Peninjauan contoh lahan lokasi tanaman padi  bersama rombongan dan pimpinan ZBNF, Sabtu (23/3) pukul 0930 Waktu setempat.

"Saat dilapangan saya kagum melihat padi hasil program ZBNF, dimana buah padi terlihat sangat berisi dan buahnya agak besar menandakan berat padi cukup standar terbilang sukses bagi petani India dan jika ditimbang beratnya tidak mengecewakan," ujar Terkelin.
"Sepintas kita lihat, sejak penanaman semai padi di sawah  tidak ada menggunakan pupuk kimia, semuanya murni menggunakan ZBNF yang  mangadopsi teknologi yang menjauhkan  para petani dari penggunaan bahan-bahan kimia dalam kegiatan Agrikultur," jelasnya.
Selain itu,  ZBNF juga meng-edukasi petani terhindar dari beban biaya tinggi akibat penggunaan bahan kimia, sekaligus meningkatkan kesehatan petani dan lingkungan.

Fakta fakta ini telah dibuktikan oleh para petani Andhra Pradesh India sejak tahun 2016 dengan mengimplementasikan program ZBNF dengan melibatkan 40 ribu petani.

Petani India Memperlihatkan Hasil Pertanian Mereka kepada Para Peserta Program ZBNF  Yang Berlangsung Selama Seminggu di Negara Bagian Pradesh Andhra India.

 "Kemudian tahun 2018 berkembang jumlahnya  menjadi 523 ribu orang petani. Hasilnya  sangat menakjubkan dengan program  ZBNF, produksi padi di Andhra Pradesh dapat ditingkatkan sampai 15 persen, sehingga petani India tidak khawatir lagi akan kebutuhan pasokan beras-nya dan tidak akan merugi saat panen tiba,” jelas Terkelin.

Disamping itu, Terkelin menuturkan keuntungan penerapan program ZBNF yang mana  saat kita dapatkan informasi di sawah lahan milik petani ada beberapa point dimana jika diterapkan di Kabupaten Karo maka petani kita akan menjadi hebat sebab keuntungan ZBNF diantaranya mampu memulihkan kesehatan dan kesuburan tanah, serta mewujudkan keseimbangan ekologi tanah.

Disamping menjaga kologi keseimbangan skologi tanah , Program ini juga  membentuk petani mandiri yang mampu meneliti dan menjadi ahli di lahannya sendiri, tidak tergantung pada pupuk dan pertisida kimia buatan pabrik yang semakin mahal dan terkadang langka.

Sehingga menghasilkan produksi beras yang sehat rendemen tinggi, serta tidak mengandung residu kimia, dan mewariskan tanah yang sehat untuk generasi mendatang, serta yang lebih menarik dapat membuka lapangan kerja dipedesaan, mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan keluarga petani," urai Terkelin. (amr/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru