SUMUT

NASIONAL

Simardum Indah Dapat Bantuan 150 Buku, Mau Pintar Harus Banyak Membaca, Ini Vedio nya...

Jumat, 27 September 2019 | 22.13 WIB
Kali Dibaca |

Anak-Anak Gembira dapat buku bacaan dari pemkab Labura. 

Labura, metrokampung.com
Kegembiraan terpancar dari raut wajah anak-anak dan masyarakat dengan penyerahkan buku kepada masyarakat dusun Simardum Indah Desa Terang Bulan Kecamatan Aek Natas kabupaten Labura Provinsi sumut, tepatnya di Taman Sarana Belajar Anak Muda (Taman Sarjana).

Penyerahan Buku bacaan langsung di serahkan Kadis perpustakaan dan kearsipan Lahamuddin Munthe kepada pengelolaan Taman Sarjana Di daerah itu. Alim subhan Nasution selaku penggagas dan Pengelola Taman Sarjana mengatakan, gagasan ini muncul bermula karena kondisi dan niat saya sewaktu sekolah di daerah ini, kemudian berkoordinasi dengan masyarakat untuk membuat taman baca. Alhamdulillah gagasan itu di sambut masyarakat dengan baik dan inilah Taman baca yang kami beri Nama Taman Sarjana dengan tempat dan kondisi seadanya.


Alhamdulillah, hari ini Pemkab Labura datang dan untuk menyerahkan buku dengan berbagai judul dengan cara buku pinjam pakai, dengan harapan bukan anak-anak saja yang minat baca tapi juga anak muda dan mudi serta orang tua. Kami juga bercita-cita kalau orang mengingat Labura ingat dengan Simardum indah ini kenapa kami buat taman sarjana kami ingin anak-Anak penerus, dari sini dapat memperoleh sarjana mengembangkan kampung ini sesuai dengan namanya Simardum Indah.

Sementara itu kepala Desa Terang Bulan Ali Bakti Ritonga yang di wakili Plt Sekdes Raja Munthe mengatakan kalau ini tidak di baca tidak ada artinya dan jangan kita simpan saja mari kita baca karena buku adalah guru, siapa yang membaca akan mendapat ilmu, selamat membaca semoga bermanfaat dan menambah ilmu.


Di kesempatan itu Kadis Perpustakaan dan kearsipan Labura Lahamuddin Munthe, menuturkan dalam menyahuti harapan masyarakat dengan menyerahkan buku sebanyak 150 exp dengan 139 judul buku ini di pinjamkan selama 3 bulan dan 3 bulan ke depan akan ganti dengan buku yang berbeda, buku sebagai kebutuhan kalau mau kita pintar harus banyak membaca, kalau kita mau terkenal harus menulis.

“Cara kita untuk merubah kehidupan harus sekolah dan jangan kita begini-gini saja, dengan membaca kita akan luar biasa dan semoga dapat merubah kehidupan yang lebih baik,” ujar kadis Lahamuddin. (kur/stjg/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru