SUMUT

NASIONAL

Minta Kepling Dicopot, Warga Bantan Timur Demo

Rabu, 02 Oktober 2019 | 19.20 WIB
Kali Dibaca |

Warga Lingkungan 8, Kelurahan Bantan Timur saat demo di Kantor Camat Medan Tembung

Medan - metrokampung. com
Untuk kedua kalinya karena belum ada tanggapan serta tindakan atas penolakan dan pencopotan terhadap kepala lingkungan (kepling) baru yang telah diaktifkan oleh pihak kelurahan, warga Lingkungan 8, Kelurahan Bantan Timur kembali mendatangi kantor Camat Medan Tembung, Rabu (2/10/2019) siang.

Dengan membawa poster bertuliskan, "KAMI WARGA BANTAN TIMUR TOLAK KEPLING BARU," kedatangan warga untuk yang kedua kalinya dikantor camat Medan Tembung di Jalan Kapten M Jamil Lubis,  Kelurahan Bandar Selamat, Medan Tembung itu, mendesak kuat agar Camat Medan Tembung Ahmad Barli Mulia Nasution, segera mengambil tindakan untuk segera memberhentikan Irfan Sitohang, selaku kepala lingkungan (Kepling) 8, di Kelurahan Bantan Timur.

Irfan Sitohang, yang menjadi pilihan lurah Bantan Timur, Muara Dongoran yang kini telah aktif sebagai kepling sejak dikeluarkan surat keputusan (SK) pengangakatannya pada awal Agustus 2019 lalu, dianggap warga tidak layak dipilih.

Hal itu dikatakan warga, dikarenakan Irfan Sitohang, merupakan bagian dari pecandu narkoba dan tidak paham dengan kinerja sebagai kepling serta pilihan lurah terhadapnya dianggap sebagai pilihan secara turun menurun atau dinasti.

"Kami jelas menolak dan mendesak agar bapak camat Medan Tembung, segera mencopot atau memberhentikan kepling itu karena dengan alasan yang jelas kepling itu tidak tahu apa-apa juga merupakan bagian pecandu narkoba dan juga dia dipilih oleh lurah dengan secara dinasti. Dinasti yang dimaksud, Irfan Sitohang, menjadi kepling karena menggantikan bapaknya Juanda Sitohang, yang sudah tidak lagi menjadi kepling,"sebut warga di lokasi.

Terpisah, Irfan Sitohang dan Juanda Sitohang saat dikonfirmasi dilokasi yang sama terkait tudingan warga itu mengatakan, bahwa semua tudingan warga itu terhadap dirinya tidaklah benar.

"Semua apa yang dikatakan warga itu tidaklah benar. Jika warga mengatakan saya pecandu narkoba, saya memiliki bukti kuat hasil bebas narkoba dari pihak Badan Narkotika Nasional (BNN)  Sumut. Lagian aksi yang dilakukan warga itu tentu ada unsur kepentingan. Saya dipilih menjadi kepling merupakan pilihan dari lurah dan saya bekerja sepenuhnya untuk kepentingan warga bukan kepentingan diri sendiri. Soal warga mengatakan saya dipilih secara dinasti, kenapa tidak tanya lurah yang memilih dan mempercayai saya untuk meneruskan kerja bapak saya yang sebelumnya menjadi kepling,"kata Irfan, didampingi bapaknya Juanda Sitohang.

Menanggapi tudingan dan tuntutan warga itu camat Medan Tembung Ahmad Barli Nasution, mengatakan memberi kesempatan dahulu kepada kepling yang nantinya akan dievaluasi.

"Kenapa bisa dibilang tidak tahu apa-apa. Kita kasih dulu kesempatan nanti baru dievaluasi. Soal pecandu narkoba, yang bersangkutan memiliki surat bersih bebas narkoba. Juga tidak ada larangan bahwa anaknya yang diangkat menjadi kepling. Kita mengangkat kepling berdasarkan usulan lurah sesuai peraturan walikota (Perwal) yang ada,"ujar Camat saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Sebelumnya, warga lingkungan 8, Kelurahan Bantan Timur itu melakukan demo dikantor camat Medan Tembung dengan tuntutan yang sama pada Kamis 29 Agustus 2019 lalu.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru