SUMUT

NASIONAL

Sekdakot Tanjungbalai Akui Tandatangani Surat Pembongkaran Tanpa Dibaca, Kasatpol PP: Mungkin Lupa Dia

Rabu, 15 April 2020 | 17.55 WIB
Kali Dibaca |

Surat perintah pembongkaran bangunan dari Pemko Tanjungbalai kepada Irwan alias Hasan warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Pematang Pasir Kecamatan Teluk Nibung. (Foto SIB/dok)

Tanjungbalai, metrokampung.com
Terkait surat perintah pembongkaran bangunan di atas DAS dan tanpa IMB milik Irwan alias Hasan di Teluk Nibung yang dikeluarkan Pemko Tanjungbalai tertanggal 6 April 2020 lalu, Sekdakot Tanjungbalai mengatakan bahwa dirinya menandatangani surat itu tanpa lebih dahulu membacanya.

"Surat itu langsung di sodorkan Kasat Pol PP, jadi saya tidak tahu isi suratnya. Tak kutengok-tengok isi suratnya itu. Akupun tidak tau bagaimana prosesnya itu. Besoknya baru kupanggil Kasatpol PP, "jawab Sekdakot Yusmada, saat dikonfirmasi beberapa wartawan, Selasa (14/4/2020).

Menanggapi komentar Sekdakot Tanjungbalai itu, Kasat Pol PP M. Tahir mengatakan bahwa Sekdakot Tanjungbalai lupa bahwa sudah membaca surat pembongkaran bangunan di atas DAS dan tanpa IMB itu sebelum menandatangani nya.

"Mungkin lupa dia bang. Tapi hari ini kita akan rapat membahas surat pembongkaran itu, "ucap Tahir kepada wartawan, Rabu (15/4/2020) melalui telepon selulernya.

Sebelumnya, atas nama Pemko Tanjungbalai, yakni Sekdakot mengeluarkan surat perintah pembongkaran bangunan dengan nomor: 331/6707/Satpol PP kepada Irwan alias Hasan pemilik PT. SKI tertanggal 6 April 2020, atas bangunan di atas DAS dan tanpa IMB di gudang Jalan Yos Sudarso Kelurahan Pematang Pasir Kecamatan Teluk Nibung Tanjungbalai.

Dalam surat perintah pembongkaran itu, pemilik bangunan diberikan waktu untuk membongkar sendiri bangunannya selama 7x24 jam sejak surat diterbitkan. Surat itu juga ditembuskan ke DPRD Tanjungbalai, Dinas Perizinan, kecamatan dan kelurahan setempat.

Sementara itu, sejak surat perintah bongkar diterbitkan sampai saat ini, pemilik gudang belum melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang dibangun permanen di atas DAS dan tanpa IMB tersebut.

Untuk diketahui, surat perintah pembongkaran itu dikeluarkan Pemko Tanjungbalai sesuai hasil Sidak Komisi A DPRD Tanjungbalai ke lokasi bersama petugas Syahbandar TBA beserta instansi pemerintah terkait beberapa hari lalu.

Camat Teluk Nibung M. Ali kepada SIB mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan sikap pemilik gudang yang tidak mengindahkan surat perintah pembongkaran dari Pemko Tanjungbalai tersebut.

"Kita sangat sesalkan sikap pemilik gudang, terkesan menentang surat perintah pembongkaran dari Pemko itu. Maka kita akan tindak lanjuti dengan menyurati kembali pemilik gudang untuk segera melakukan pembongkaran. Namun jika tidak dihiraukan juga, kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar pemerintah yang melakukan pembongkaran," ucap Ali. (ES/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru