SUMUT

NASIONAL

Jono Pasi : Demi Kemajuan Dairi, Bupati Dairi Harus Mampu Memilih Pejabat yang Berinsting Kuat Serta Prototip yang Cepat

Selasa, 30 Juni 2020 | 15.08 WIB
Kali Dibaca |


Dairi, metrokampung.com
Bupati Dairi DR. Eddy Keleng Ate Berutu kabarnya akan melantik pejabat eselon II di Pemerintahan Kabupaten Dairi yang baru baru ini telah selesai melakukan beberapa pengujian maupun seleksi.

Seperti yang diketahui bahwa saat ini banyak kontestan yang bertanding berasal dari dalam kabupaten maupun dari luar kabupaten Dairi. Namun promosi yang dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi saat ini didasarkan pada analisa yang mendalam dari berbagai faktor, promosi jabatan pimpinan tertinggi aparatur sipil negara ini pun merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam pemerintaha khususnya.

Walaupun terkadang pimpinan jabatan suatu SKPD yang bakal terlantik tersebut tidak berasal ataupun ukan dari pejabat daerah itu sendiri atau kerap terdengar di kalangan publik ialah pejabat impor, namun setiap pimpinan daerah (Bupati ) akan lebih berharap bahwa setiap pegawai harus tetap menjujung tinggi profesionalisme serta tetap memegang teguh nilai-nilai Kementerian Apratur Sipil Negara serta  integritas yang tinggi sebab tanpa memegang integritas akan sulit dalam melayani masyarakat guna menjaga ekspetasi masyarakat terhadap aparatur sipil negara itu sendiri (pejabat).

Contoh kecilnya saja, untuk implementasi di roda pemerintahan daerah Kabupaten Dairi yang baru ini, dalam hal mengatasi covid19 masih tampak pimpinan yang tidak siap. Kebiasaan menunggu arahan saja tanpa inisiatif dan proaktif akan sangat menyulitkan. Masih tampak beberapa pimpinan  sekedar bekerja berdasar tugas-tugas rutin, dan ada lagi yang msih memegang prinsip sekedar “yes man”, tanpa kemampuan adaptasi dan pemecahan solusi di unit kerjanya, bukan hanya tidak mampu menjalankan tanggung jawab dan tupoksinya namun tanpa disadari atau tidak hal ini menganggu kinerja keseluruhan unit kerja pemerintah daerah.

Sesuai dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Dairi tahun 2019-2020 adalah reformasi birokrasi dengan mengoptimalkan tata kelola pemerintahan, Bupati Dairi telah merampingkan organisasi dengan peleburan 5 dinas hal ini bertujuan untuk efisiensi dan efektifitas kerja organisasi Pemerintah Kabupaten Dairi. Beberapa posisi pimpinan OPD memang masih dijabat oleh PLT, sembari menunggu hasil proses lelang jabatan dan uji kompetensi sebagai suatu syarat dan ketentuan pengisian jabatan, tentunya sebagai Pemimpin Kabupaten Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu membutuhkan para pembantu untuk memimpin program kerjanya disetiap OPD untuk mewujudkan perubahan menuju dairi unggul dengan skill net.

Baru-baru ini Kabupaten Pakpak Bharat saja telah merekrut pejabat yang bukan dari kabupaten itu sendiri dengan kedudukan di SKPD yang strategis bahkan di posisi jantungnya pembangunan kabupaten itu sendiri seperti di Dinas PUPR dan Tarukim, hal seperti ini tentunya telah melalui prosedur prosedur serta mendapatkan penilaian khusus dari pemimpin kabupaten tersebut bahkan penilaian dari tokoh kalangan masyarakat kabupaten itu sendiri tidak lain tujuannya adalah demi percepatan pembangunan.

Menanggapi hal tersebut mungkin sah sah saja Bupati Dairi, DR.Eddy Keleng Ate Berutu akan membuat suatu keputusan dengan cara mengimpor pejabat yang berasal dari luar Kabupaten Dairi guna menyeimbangkan program ataupun laju pemerintahan yang saat ini dipimpinnya dengan tujuan khusus menjadikan Dairi menjadi kabupaten yang unggul disegala bidang disesuiakan dengan visi dan misi sebelum dia (Bupati) menjabat.

Jono Pasi, selaku tokoh masyarakat dan saat ini menjabat sebagai anggota legislatif Kabupaten Dairi juga pernah berkomentar terkait isu pejabat impor yang beredar ditengah tengah masyarakat, beliau menanggapi bahwa keputusan yang bakal dilakukan Bupati Dairi DR.Eddy Keleng Ate Berutu dalam merekrut pejabat yang bakal bekerja bersamanya adalah harus pejabat yang setidaknya dapat menyeimbangi kecepatan dan skil yang dimilikinya tentunya demi kemajuan Kabupaten Dairi.

Kedepannya, Jono menjelaskan bahwa kontestan lelang JPT ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Dairi ini saja disetiap daerah bahkan diseluruh wilayah di negara Indonesia ini.

 "Jika nanti ada pejabat terlantik yang berasal dari Kabupaten Dairi menurut saya itu sah-sah saja mengingat leraturan yang berlaku saat ini, idea, creativity, self awarenes dan resilience juga harus dimiliki  bakal pejabat itu, tentunya harus mengedepankan kepentingan masyarakat serta memikirkan bagaimana percepatan pembangunan itu terjadi di kabupaten Dairi baik itu bersumber dari SDA ataupun SDM nya," ungkap Jono.

Anggota DPRD Partai PKS itu juga menambahkan bahwa saat ini Kabupaten Dairi sangat membutuhkan pejabat-pejabat yang memiliki insting yang kuat, kemampuan belajar, pengorganisasian serta harus memiliki prototip yang cepat guna percepatan pembangunan Kabupaten Dairi ini kedepannya, mengingat bahwa dari tahun tahun sebelumnya Kabupaten Dairi ini telah banyak memiliki ketertinggalan dari kabupaten-kabupaten yang lain.(vik/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru