SUMUT

NASIONAL

Pemkab Toba Semangati Korban Kebakaran

Jumat, 31 Juli 2020 | 19.50 WIB
Kali Dibaca |


Toba, metrokampung.com
Wakil Bupati Toba Hulman Sitorus didampingi Sekda Audi Murphy Sitorus, Asisten Pemerintahan Harapan Napitupulu, Kadis Sosial Rajaipan Sinurat, Kadis Naker Resman Sirait, Kabag Kesos T Dongoran dan sejumlah staf OPD menyambangi para korban kebakaran di pasar sirongit Desa Simatibung Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba.

Pasca dilansir terbakarnya 4 unit rumah serta 5 unit rumah yang terimbas akibat kejadian pada Jumat (31/7/2020) pagi, Pemkab Toba langsung menyambangi para korban pada hari itu sekira pukul 10.00 wib.

Saat ini para korban sudah berada di posko BPBD yang telah didirikan tidak jauh dari lokasi kebakaran di Desa Ompuraja Hutapea Timur.
Rombongan Pemkab disambut Camat Laguboti Piktor Pangaribuan, Personil Polsek Laguboti, Kepala Desa Ompuraja Hutapea Timur Jaya  Hutapea, Kepala Desa Simatibung Bastian Hutahaean serta tokoh masyarakat dan rohaniawan langsung menemui para korban. Sebagai bentuk prihatin, rombongan itu menggelar acara upah-upah kepada para korban.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Hulman Sitorus menyampaikan prihatin dan berharap para korban dapat segera pulih dari trauma atas kejadian yang tak disangka itu.

"Kami berharap bapak dan ibu orang tua kami bersabar dan tabah dengan kejadian ini. Semuanya kita serahkan kepada Tuhan agar diberikan penghiburan dan kesabaran," tandas Hulman yang dirangkai dengan penyerahan sembako kepada mereka.

Kepada wartawan Hulman menyebut akan kembali memberikan bantuan lainnya, seraya berkordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan imbuhnya. Kepala Desa Ompuraja Hutapea Timur Jaya Hutapea didampingi Camat Laguboti Piktor Pangaribuan mengkonfirmasi bahwa korban adalah warga Desa Ompuraja Hutapea Timur, namun mereka berdomisili di wilayah Desa Simatibung (lokasi kebakaran).

"Ya benar, korban adalah warga saya, namun wilayah mereka tinggal adalah Desa Simatibung," ujar Jaya.

Lokasi  kebakaran hanya menyisakan serpihan puing-puing bangunan yang sudah  menjadi arang dan rongsokan tabung elpiji serta benda besi lainnya masih digaris line polisi sebab masih proses sidik terjadinya kebakaran.(in/dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru