Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Guru Mengaji Cabuli Siswi SMA di Lubuk Pakam

Selasa, 03 Agustus 2021 | 20.51 WIB
Kali Dibaca |

AS pelaku dugaan cabul terhadap siswi kelas I SMA.

Lb Pakam, metrokampung.com
Perbuatan salah seorang guru sekolah swasta di Lubuk Pakam berinisial SA tak cocok ditiru.
 
Sebab, SA yang juga guru mengaji di lingkungan tempat tinggalnya bahkan tercatat sebagai tokoh pemuda Islam tega-teganya mencabuli siswi kelas I SMA di tempatnya mengajar.
 
Takut diamuk massa, SA kemudian diboyong oleh Pemerintah Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang ke Mapolresta Deli Serdang, Minggu (1/8/2021) malam sekira pukul 20.00 WIB.
 
Perbuatan bejat AS terkuak oleh kakak kandung korban yang kemudian minta bantuan pihak Pemerintah Desa Sekip untuk menemukan AS.
 
Bersama sejumlah perangkat desa,  keluarga korban kemudian mendatangi AS di rumahnya Jalan Sempurna Gang Buntu Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Setelah diinterogasi, AS mengakui perbuatannya bahwa dirinya telah mencabuli gadis belia tersebut.
Kepala Desa Sekip Sumardi mengatakan, AS mengakui telah mencabuli korban sebanyak 4 kali di sekolah tempat ia mengajar di Jalan Pantai Labu, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam.
 
“Ada laporan dari warga. Kami sebagai pemerintah desa mendatangi pelaku. Nah, dia mengakui telah berbuat tak senonoh tersebut, namun berkilah bahwa gadis itu yang minta duluan,” kata Kades Sumardi.
Untuk mengantisipasi keluarga korban menghakimi AS, lanjut kades, pihak Pemerintah Desa Sekip langsung memboyong AS ke Mapolresta Deli Serdang.
Keluarga korban melalui kakak kandungnya langsung buat pengaduan atas dugaan pencabulan tersebut sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B/311/VII/2021/SPKT Polresta DS/Polda Sumut.
 
“Informasinya, malam itu juga keluarga korban langsung membuat pengaduan resmi ke Polresta Deli Serdang,” tutur Sumardi.
Menurut salah seorang perangkat Desa Sekip, selain mengajar di sekolah, AS adalah guru mengaji di lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu, dia juga menjabat sebagai ketua aliansi pemuda Islam di Desa Sekip.

“Dia ngajar di sekolah swasta di Jalan Pantai Labu Desa Sekip, guru ngaji juga. Dia juga ketua aliansi pemuda Islam di sini,” beber salah seorang perangkat Desa Sekip lainnya.
 
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, kasus dugaan pencabulan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan.
 
“Pihak korban sudah buat laporan. Kasus ini masih dalam pemeriksaan. Pelaku masih kita amankan di Unit PPA,” kata Firdaus, Selasa (3/8/21).(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru