![]() |
| RDP Komisi 1 DPRD Batubara terkait keluhan warga atas penggalian parit pembatas yang dilakukan PTPN IV Kebun TIU. (Foto/humas) |
Batu Bara, metrokampung.com
Kamaluddin Kepala Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara berharap Komisi I DPRD Batubara dapat berpihak kepada masyarakat terkait persoalan lahan yang terdampak aktivitas perkebunan.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan keluhan warga mengenai pembuatan parit batas oleh PTPN IV Kebun Tanah Itam Ulu (TIU) yang diduga menyebabkan berkurangnya luas tanah milik masyarakat.
“Pembuatan parit juga menyebabkan terjadinya erosi lahan, potensi bahaya bagi keselamatan, serta kerusakan lingkungan sekitar hal tersebut di sampaikan kepada jurnalis Metrokampung Com Kamis (30/04/2026) saat di temui di ruang kerjanya.
Menurutnya, permasalahan tersebut telah di sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Batubara beberapa waktu lalu.
Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut nyata baik dari DPRD maupun pihak perusahaan.
Kamaluddin berharap ada langkah konkret untuk menyelamatkan lahan masyarakat yang terdampak penggalian parit pembatas oleh PTPN IV Kebun Tanah Itam Ulu.(MK/DS)
