Deli Serdang, Metrokampung.com
Bandar Udara Internasional Kualanamu tetap beroperasi secara normal meskipun sebagian besar wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami pemadaman listrik pada Jumat (22/5/2026).
Pasokan listrik dari PLN ke bandara sempat terhenti sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, aliran listrik kembali normal pada Sabtu (23/5/2026) pukul 00.43 WIB tanpa mengganggu aktivitas operasional penerbangan.
Hal tersebut disampaikan Plt. Director of Operation & Services Bandara Kualanamu, Dedy Sri Cahyono melalui Manager of Corporate Affairs, Mohamad Hikmat Hidayat, Sabtu (23/5/2026) pukul 07.00 WIB terkait situasi operasional bandara sejak terjadi black out di wilayah Sumbagut.
Menurut Hikmat, Bandara Kualanamu memiliki dua sumber pasokan listrik utama dari PLN. Ketika kedua sumber tersebut terputus, sistem secara otomatis mengalihkan pasokan listrik ke genset cadangan dengan waktu transisi reaktivasi maksimal hanya 10 detik.
“Seluruh fasilitas dan layanan operasional bandara tetap berfungsi normal dan aman, sehingga tidak terjadi kendala operasional maupun teknis akibat pemadaman listrik yang terjadi pada 22 Mei 2026,” ujarnya.
Pihak bandara memastikan pelayanan kepada penumpang dan operasional penerbangan tetap berjalan lancar selama gangguan listrik berlangsung.(Lubis/MK)

