Tingkah SPBU Sukaramai Pakpak Bharat Buat Rakyat 'Berang', Viral pun Aman Aman Saja??

Editor: metrokampung.com
Mobil pengangkut BBM subsidi  spbu sukaramai saat beroprasi tengah malam.

Pakpak Bharat, metrokampung.com
Sebuah vidio yang diupload oleh warga Kabupaten Pakpak Bharat disalah satu media sosialnya tentang sikap dan perlakuan pengusaha SPBU Sukaramai kian mendapatkan komentar dan kritik.


Salah satu akun Facebook yang diketahui adalah warga yang tidak jauh dari sekitaran SPBU menceritakan keluh kesahnya untuk mendapatkan BBM subsidi,namun jangankan mendapatkan pelayanan terbaik dari pihak SPBU malah membawa rasa kecewa yang mendalam akibat ekspektasi dan fakta ditempat tidak sesuai dengan Harapannya sebagai masyarakat yang berhak mendapatkan haknya sebagai penerima subsidi dari pemerintah.

"Hari Pertama
*Truck pengangkut minyak para mafia
Tadi sore menjelang malam ketika saya akan mengisi BBM subsidi jenis pertalite sekitar pukul 19.00 WIB, petugas pengisi BBM  tersebut mengatakan tidak melayani kendaraan bermotor dengan alasan sudah di luar jam kerja.
Namun malam ini, aktivitas pengisian ke dalam ball tank/tangki IBC/Tangki minyak atau tangki dengan sebutan lain masih berjalan.

Saya tidak tau, untuk apa dan kemana minyak ini akan disalurkan?

BPH Migas tolong di cek tentang aktivitas APMS Sukaramai, Kec. Kerajaan Kab. Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Tolong laksanakan tugas mu bahwa BBM subsidi itu untuk masyarakat, bukan untuk mafia kelas teri di kelasnya seperti yang ada saat ini di daerah kami," tulisnya selasa (27/07/2026). 

Sementara kejadian ini kerap diberitakan media namun juga belum mendapatkan kepastian dari alat penegak hukum sehingga patut diduga adanya kongkalikong dibalik bebasnya aktivitas ini.

Namun, Masyarakat tetap berharap agar kegiatan yang merugikan masyarakat kecil ini dapat mendapatakan tindakan hukum yang jelas.

Sebelumnya diberitakan, Kejari dairi diminta periksa kadis pertanian pakpak bharat, rekomendasi penerbitan Barcode Bbm x star potensi rugikan  keuangan negara. 


Rekomendasi Penerbitan barcode x star BBM subsidi jenis pertalite dan bio solar oleh dinas ketahanan pangan dan pertanian kabupaten pakpak bharat diduga berpotensi merugikan dan kebocoran keuangan negara.

Warga Pakpak Bharat yang tidak ingin dituliskan namanya membeberkan bahwa penerbitan barcode x star bbm subsidi diketahuinya telah berlangsung lama sejak Tahun 2025 dan hampir seluruhnya menggunakan data palsu, menurutnya Bukan tidak mungkin seorang kepala dinas tidak mengetahui berapa jumlah alsintan yang beroperasi serta berapa unit yang telah disalurkan melalui kelompok,namun fakta dilapangan foto alsintan menjadi modus operandi yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk meminta penerbitan barcode xstar bbm ke dinas terkait.

" Untuk itu kami meminta kejaksaan negeri sidikalang, untuk memanggil dan memeriksa kadis ketahanan pangan dan pertanian pakpak bharat atas penerbitan surat barcode x star yang ditandatanganinya,kalau soal bbm Subsidi kan pastinya menyangkut keuangan negara tentu berpotensi korupsi apalagi menggunakan data palsu," ujarnya dengan nada polos. 

Sementara Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat Sahat P Boangmanalu saat dikonfirmasi metrokampung.com melalui pesan whatsup (08/06/2026) tentang kapan berakhir barcode xstar dan apakah masih dilakukan perpanjangan semenjak diketahui ada yang menggunakan data palsu, Sahat P Boangmanalu tidak menjawab dengan narasi melainkan dengan stiker, namun kebijakan yang dilakukan oleh Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian tersebut tentunya harus diselidiki  alat penegak hukum sebab menyangkut kepada keuangan negara tentang subsidi.(tim/vik) 
Share:
Komentar


Berita Terkini