![]() |
| Anton Sembiring, kepala desa Perguroan. |
Bangun Purba, Metrokampung.com
Warga Desa Perguroan meminta ke Kapolresta Deliserdang agar mengusut tuntas penggunaan dana BUMDES mereka yang selama ini penggunaan anggarannya tidak transparan.
Hal ini disampaikan sejumlah warga kepada awak media di Bangun Purba (39/7/26), mereka mengatakan kalau selama ini pengangkatan kepengurusan dan pembentukan BUMDES selama desa di pimpin Anton Sembiring di duga mengangkat orang dekatnya dan penggunaan anggaran tidak jelas alias tidak transparan dan warga sudah membuat laporan ke Polresta Deliserdang bebarapa waktu yang lalu dan sudah ada surat perintah penyidikan yang di keluarkan oleh Satreskrim Polresta Deliserdang itu.
![]() |
| Kantor kepala desa Perguroan, Bangun Purba. |
"Pengangkatan pengurus BUMDES yang Surat Pengangkatannya di tanda tangani kepala desa Anton Sembiring hanya di duduki orang dekat dengan kepala desa )Anton Sembiring), dan penggunaan anggaran dana BUMDES dilakukan dengan tidak jelas alias tidak transparan dan kami sudah membuat laporan atau pengaduan ke Polresta Deliserdang agar segera mengusut dugaan pengangkatan dan penggunaan anggaran BUMDES di desa Perguroan selama di pimpin Anton Sembiring," jelas warga.
Warga juga menjelaskan, sesudah mereka membuat laporan atau pengaduan ke aparat hukum, Anton Sembiring labaranya bolak-balik Bangun Pirba-Lubuk Pakam dan infonya dia lagi diperiksa pihak Inspektorat untuk mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran dana BUMDES.
"Kepala desa Perguroan, Anton Sembiring kabarnya sudah diperiksa pihak Unit Tipikor Polresta Deliserdang dan mereka menunggu hasil audit inspektorat untuk nantinya ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku," punglas warga.(Bobby Purba)


