SUMUT

NASIONAL

Kini Lulusan SMA/SMK, Perguruan Tinggi dan Politehnik Bisa Bernafas Lega

Sabtu, 02 Maret 2019 | 23.03 WIB
Kali Dibaca |


Sulawesi-Metrokampung.com
Meski belum dapat kerja,  pemegang kartu prakerja tetap digaji. Hal ini dikatakan Capres nomor urut 01Joko Widodo, memberi penjelasan tentang 'Kartu Pra Kerja' yang dipaparkanya dalam Konvensi Rakyat beberapa waktu lalu.

Jokowi mengatakan, bahwa kartu ini dikhususkan untuk para anak muda lulusan SMA/SMK, perguruan tinggi, dan politeknik.

Hal ini dikatakan Jokowi saat menghadiri acara ngopi bersama milenial di Kendari Sulawesi Tenggara, pada jumat, 1/3"19 sebagaimana di lansir liputan6.com.
Salah satu relawan sebelumnya meminta penjelasan kepada Jokowi terkait hal ini.

Capres nomor urut 01 itu menjelaskan, "mengenai Kartu Pra Kerja, kartu ini kita siapkan untuk anak-anak muda yang lulus dari SMA atau SMK maupun yang lulus dari politeknik/perguruan tinggi agar bisa masuk ke industri untuk dapat pekerjaan," jelas Jokowi.

Menurut dia, para pemegang kartu ini nantinya akan mendapat pelatihan sehingga dapat meningkatkan kemampuannya. Pelatihan ini tidak hanya dilakukan di dalam negeri, namun juga di luar negeri.

"Semua dikerjakan oleh instruktur yang punya kualifikasi yang bagus. Sehingga begitu lulus training mestinya kalau training bagus gampang sekali masuk dunia kerja," ucap dia.


Dia mengatakan pemegang kartu pra-kerja yang belum mendapat pekerjaan, meskipun telah mengikut pelatihan tak perlu khawatir. Jokowi menjelaskan bahwa pemegang kartu ini tetap akan mendapatkan gaji.

"Kalau belum dapat pekerjaan kartu itu juga akan memberikan kayak honor, kayak gaji gitu. Tapi jumlahnya berapa masih kita rahasiakan," kata Jokowi disambut tepuk tangan dari para relawan.(*rel/mk)



Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru