TARUTUNG, metrokampung.com
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, memfasilitasi dialog langsung dengan ratusan massa pengunjuk rasa yang merupakan supplier Koperasi Produsen Multi Pihak Tumbuh Sejahtera Bersama Petani (MPTSBP) di halaman Kantor Bupati Taput, Rabu (14/4/2026).
Aksi ini dipicu oleh belum cairnya dana operasional supplier untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh pihak Bank Mandiri. Keterlambatan ini dinilai telah menghambat perputaran ekonomi lokal dan mengancam kesejahteraan para pekerja.
Mediasi di Aula Mini
Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak, dan Sekda Henry M.M. Sitompul, mengundang sepuluh orang perwakilan massa untuk berdialog secara konstruktif di Aula Mini Kantor Bupati.
Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan supplier menegaskan bahwa kepastian pencairan dana sangat mendesak karena berkaitan langsung dengan kewajiban mereka membayar gaji karyawan dan menjaga kelangsungan usaha.
Langkah Tegas Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menyatakan komitmennya untuk berdiri di sisi masyarakat dan mencari solusi cepat atas kemacetan arus dana tersebut.
"Semua pihak yang berkepentingan harus hadir karena yang utama adalah memastikan pencairan dana. Hal ini berdampak langsung pada masyarakat, termasuk gaji karyawan dan perputaran ekonomi di kalangan supplier," tegas Deni.
Rencana Pertemuan Lanjutan
Sebagai tindak lanjut nyata, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menjadwalkan pertemuan lanjutan pada Kamis, 16 April 2026. Pertemuan ini akan menghadirkan:
Perwakilan Supplier MPTSBP.
Pihak Bank Mandiri.
Erikson Sianipar.
Pimpinan Perangkat Daerah terkait.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi titik terang bagi para supplier untuk mendapatkan kepastian jadwal pembayaran. Hingga berita ini diturunkan, massa membubarkan diri dengan tertib setelah mendapatkan jaminan fasilitasi dari pemerintah daerah.
Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Simon Sinaga
