Seribuan Warga Saksikan Ritual Bakar Tongkang di Pantai Bahari Rugemuk Pantai Labu

Editor: metrokampung.com

PANTAI LABU, Metrokampung.com
Seribuan warga bersama umat Buddha menyaksikan ritual budaya bakar tongkang yang digelar di Pantai Bahari, Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (3/5/2026).

 Tradisi yang dilaksanakan 12 tahun sekali ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun Vihara Go Ya Kong Cin Kun Tai Ti.
Ritual pembakaran tongkang dipimpin sejumlah Tatung (suhu) dan diawali dengan prosesi arak-arakan replika tongkang dari Vihara Go Ya Kong menuju Pantai Bahari sejauh sekitar 4 kilometer. Meski menempuh jarak cukup jauh, warga dan umat Buddha tampak antusias berjalan kaki mengikuti prosesi tersebut hingga ke lokasi pembakaran di bibir pantai.

Setibanya di lokasi, replika tongkang didoakan oleh para Tatung sebelum akhirnya dibakar. Dalam doa yang dipanjatkan, para Tatung memohon agar masyarakat Pantai Labu diberikan kesehatan, rezeki, umur panjang, serta dijauhkan dari mara bahaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus Vihara Go Ya Kong dan disaksikan masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk warga Muslim dan Nasrani yang tinggal di sekitar kawasan pantai.

Ketua panitia perayaan, Aeng, mengatakan ritual bakar tongkang merupakan tradisi yang digelar setiap 12 tahun sekali dan tahun ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun vihara.

“Pelaksanaan kali ini dipusatkan di Pantai Bahari, Desa Rugemuk. Tujuan utama kegiatan ini untuk mengenang leluhur, melestarikan budaya, serta memohon doa kepada Tuhan agar seluruh umat diberikan kesehatan, rezeki, dan dijauhkan dari mara bahaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, ritual tersebut juga dimaknai sebagai bentuk tolak bala sekaligus upaya mempererat kebersamaan antarwarga.
Tradisi bakar tongkang menjadi salah satu warisan budaya yang terus dijaga masyarakat setempat sebagai simbol penghormatan kepada leluhur dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.(Lubis/MK)
Share:
Komentar


Berita Terkini